Nafkah Pasca Talak: Analisis Normatif dan Sosiologis atas Ketimpangan Ekonomi Perempuan

Authors

DOI:

https://doi.org/10.58824/jdls.v2i2.331

Keywords:

Post-Divorce Maintenance, Islamic Law and Marriage, Women's Rights Protection, Maintenance Regulations in Indonesia

Abstract

This study addresses the issue of post-divorce maintenance in Islamic law and national regulations in Indonesia, which is a significant concern for the protection of women's and children's rights after divorce. The research problem focuses on how the concept of post-divorce maintenance is regulated in Islamic law and the implementation of national regulations related to this maintenance. The aim of the research is to analyze the components of post-divorce maintenance, including mut’ah, iddah maintenance, and child support, as well as to evaluate the weaknesses and gaps in the existing laws. The method employed is library research, collecting and analyzing legal literature, official documents, and previous studies. The findings indicate that although there are clear provisions in the Compilation of Islamic Law and the Marriage Law, the implementation of these laws is often inconsistent, leaving many women without their rights. This study recommends the need for legal reform and increased legal awareness among women to ensure the protection of their rights post-divorce.

[Penelitian ini membahas isu nafkah pasca talak dalam hukum Islam dan regulasi nasional di Indonesia, yang menjadi masalah penting dalam perlindungan hak-hak perempuan dan anak setelah perceraian. Rumusan masalah yang diangkat mencakup bagaimana konsep nafkah pasca talak diatur dalam hukum Islam dan bagaimana implementasi regulasi nasional terkait nafkah ini. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis komponen nafkah pasca talak, termasuk mut’ah, nafkah iddah, dan nafkah anak, serta mengevaluasi kelemahan dan kekosongan hukum yang ada. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur hukum, dokumen resmi, dan penelitian sebelumnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat ketentuan yang jelas dalam Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang Perkawinan, implementasi hukum sering kali tidak konsisten, dan banyak perempuan yang tidak mendapatkan hak-hak mereka. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi hukum dan peningkatan kesadaran hukum di kalangan perempuan untuk memastikan perlindungan hak-hak mereka pasca perceraian].

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adelia, E., & Cherry Juli Rizhal. (2024). Pembaharuan Syari’ah Melalui Pemikiran Kritis Abdullah Ahmed Na’im Terhadap Hak Asasi Manusia. At-Tahfidz: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(01), 66–81. https://doi.org/10.53649/at-tahfidz.v2i01.606

Agustina, F. (2023). FULFILLING CHILDREN’S RIGHTS THROUGH POST-DIVORCE RELATIONSHIPS: An Investigation from Bima. Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 16(1), 158–179. https://doi.org/10.14421/ahwal.2023.16108

Alfitri, A. (2014). Women’s Rights And Gender Equality Issues In Islamic Law In Indonesia: The Need To Re-Read Women’s Status In The Islamic Religious Texts. MAZAHIB, 13(1). https://doi.org/10.21093/mj.v13i1.349

Ansari, A., & Mutamakin, M. (2020). Kajian Filosofis Hukum Keluarga Islam Sebagai Kewajiban Suami Memberikan Nafkah Istri Dan Anak. Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Hadist, 3(1), 47–81. https://doi.org/10.35132/albayan.v3i1.84

Ariyani, E., & Patimah, P. (2021). Pemberian Nafkah Mut’ah Dan Nafkah Iddah Pasca Perceraian (Studi Kasus Pengadilan Agama Majene Tahun 2017-2019). Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 2(3), 479–488. https://doi.org/10.24252/qadauna.v2i3.18961

Asman, A. (2021). The Red Yarn of Contemporary Islamic Law Reform: A Critical Study of Abdullahi Ahmed An-Na’im’s Thought. Syariah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 21(1), 17. https://doi.org/10.18592/sjhp.v1i1.4193

Faizah, I. (2021). Nafkah Sebuah Konsekuensi Logis dari Pernikahan. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, 1(1), 72–87. https://doi.org/10.51675/jaksya.v1i1.142

Falah, B., Lukita, J., Sibawaihi, M., Ikhwan, M., & Rohmatuszahroh, A. I. (2024). The Partiality of Family Law Reform towards Women: A Comparative Study of Women’s Material Rights after Divorce in Muslim Countries. Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah Dan Ahwal Al-Syakhsiyyah, 6(2), 169–192. https://doi.org/10.58824/mediasas.v6i2.122

Fauzi, M. H., & Arifin, M. (2024). Resiliensi Perempuan setelah Cerai Gugat (Studi Kasus di Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan). Rayah Al-Islam, 8(3), 1064–1080. https://doi.org/10.37274/rais.v8i3.1056

Hidayat, R. E. (2018). Pendapat Imam Mazhab Tentang Hak Istri Pada Masa Iddah Talak Ba’in Dan Relevansinya Dengan Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia. Istinbath?: Jurnal Hukum, 15(1), 145–156. https://doi.org/10.32332/istinbath.v15i1.1123

Khairuddin, K., Badri, B., & Auliyana, N. (2020). Pertimbangan Hakim Terhadap Putusan Nafkah Pasca Perceraian (Analisis Putusan Mahkamah Syar’iyah Aceh Nomor 01/Pdt.G/2019/MS.Aceh). El-USRAH: Jurnal Hukum Keluarga, 3(2), 164. https://doi.org/10.22373/ujhk.v3i2.7700

Kusmayanti, H., Fakhriah, E. L., & Nugroho, B. D. (2021). THE SETTLEMENT OF DISPUTES REGARDING DIVISION OF JOINT PROPERTY AFTER A DIVORCE IN THE CENTRAL ACEH REGENCY. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 21(2), 170. https://doi.org/10.22373/jiif.v21i2.6599

Kusumawardani, D. B., & Pranoto, ’. (2020). Analisis Tanggung Jawab Suami Terhadap Istri Dan Anak Pascacerai Talak Di Penadilan Agama Klaten. Jurnal Privat Law, 8(2), 180. https://doi.org/10.20961/privat.v8i2.48406

Latupono, B. (2021). Kajian Yuridis Tentang Kewajiban Mantan Suami Menafkahi Mantan Istrinya Pasca Perceraian. Bacarita Law Journal, 1(2), 62–69. https://doi.org/10.30598/bacarita.v1i2.3613

Lili Hidayati. (2021). Fenomena Tingginya Angka Perceraian Di Indonesia Antara Pandemi dan Solusi. Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum Dan Studi Islam, 71–87. https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v3i1.56

Maimun, M. (2022). The Women’s Rights in Divorce and Gender Equality Discourse in The Dynamics of Divorce in Madura. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 6(1), 468. https://doi.org/10.22373/sjhk.v6i1.12804

Mansari, M., & Moriyanti, M. (2019). Sensitivitas Hakim Terhadap Perlindungan Nafkah Isteri Pasca Perceraian. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 5(1), 43. https://doi.org/10.22373/equality.v5i1.5377

Maulida, F., & Busyro, B. (2018). Nafkah Iddah Akibat Talak Ba`In Dalam Perspektif Keadilan Gender (Analisis Terhadap Hukum Perkawinan Indonesia). ALHURRIYAH: Jurnal Hukum Islam (ALHURRIYAH JOURNAL OF ISLAMIC LAW), 3(2), 113. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v3i2.720

Mukhamad Suharto. (2020). Perspektif Hukum Islam-Sosial Terhadap Kontekstualisasi Nafkah Cerai Gugat. Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum Dan Studi Islam, 45–67. https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v2i1.39

Mulia, M. (2018). Pembaharuan Hukum Islam Di Indonesia (Analisis Historis tentang Kompilasi Hukum Islam). Jurnal Ilmiah Islam Futura, 7(1), 64. https://doi.org/10.22373/jiif.v7i1.3056

Nasriah, N., Busthami, D. S., & Baharuddin, H. (2020). Perlindungan Hukum Hak-Hak Istri Pasca Perceraian. Journal of Lex Philosophy (JLP), 1(2), 195–211. https://doi.org/10.52103/jlp.v1i2.272

Noeralamsyah, Z. (2023). Penguatan Peran Single Mother dalam Ketahanan Ekonomi Keluarga. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 10(1), 21–33. https://doi.org/10.32678/jsga.v10i1.8307

Nurisman, H. (2024). Peran Pemberdayaan Perempuan untuk Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Berpartisipasi Politik. De Cive?: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 4(1), 1–11. https://doi.org/10.56393/decive.v4i1.2060

Putri, A. W., Wibhawa, B., & Gutama, A. S. (2015). Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia (Pengetahuan, Dan Keterbukaan Masyarakat Terhadap Gangguan Kesehatan Mental). Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.24198/jppm.v2i2.13535

Rahmadana, F., & Ahmad, M. R. S. (2022). Perceraian Wanita Bekerja Dalam Presfektif Gender Di Desa Bungadidi Kabupaten Luwu Utara. Pinisi Journal of Sociology Education Review, 136. https://doi.org/10.26858/pjser.v0i0.36225

Ramlah, R. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Tingkat Perceraian di Indonesia (Tinjauan Terhadap Hukum Acara Peradilan Agama). Al-Risalah: Forum Kajian Hukum Dan Sosial Kemasyarakatan, 14(02), 350–368. https://doi.org/10.30631/al-risalah.v14i02.455

Ridwan, M. (2018). Eksekusi Putusan Pengadilan Agama Terkait Nafkah Iddah, Mut’ah. JURNAL USM LAW REVIEW, 1(2), 224. https://doi.org/10.26623/julr.v1i2.2255

Sumiati, S. (2023). Faktor Penghambat Pelaksanaan Hak Ekonomi Perempuan Pasca Perceraian Di Perumahan Griyasehati Terongt Rawah. Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam, 9(2), 19–31. https://doi.org/10.61817/ittihad.v9i2.113

Susanti, S., Jamaluddin, J., & Ramziati, R. (2023). Pertanggungjawaban Suami Memberikan Nafkah Kepada Isteri Pada Masa Tunggu Ikrar Talak Di Kabupaten Bener Meriah. Suloh:Jurnal Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 11(2), 475. https://doi.org/10.29103/sjp.v11i2.13053

Ula, S. N. N., Basri, L., & Mardliyah, U. (2020). Fenomena Gugatan Cerai Dari Kalangan Istri Terhadap Suami (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Kabupaten Malang). Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 6(1), 63. https://doi.org/10.33506/jn.v6i1.1125

Widodo, R. (2022). Analisa Terhadap Pemberian Nafkah Bekas Istri dalam Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor?: 927/PDT.G/2017/PN.TNG. The Digest: Journal of Jurisprudence and Legisprudence, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.15294/digest.v3i1.56829

Yani, N. (2024). Hak dan Nafkah Istri dalam Hukum Islam: Analisis Konsep Kesetaraan Gender. Posita: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(2), 95–106. https://doi.org/10.52029/pjhki.v2i2.233

Yuliani, Y., Sari, L., & Suwito, S. (2024). Efektivitas Pemenuhan Nafkah Anak Pasca Perceraian Di Wilayah Hukum Pengadilan Agama Arso. Vifada Assumption Journal of Law, 2(2), 50–60. https://doi.org/10.70184/pe9fsy06

Zuhdi, S., Dimyati, K., Wardiono, K., Shofia, R., & Hakim, A. (2024). The Confiscation of Husbands’ Wealth as A Collateral for Post-Divorce Child Support: Perspective of Maq??id Al-Shar?’ah. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam, 8(2), 912. https://doi.org/10.22373/sjhk.v8i2.17326

Downloads

Published

2025-09-04

How to Cite

Khairuddin, K. (2025). Nafkah Pasca Talak: Analisis Normatif dan Sosiologis atas Ketimpangan Ekonomi Perempuan. Journal of Dual Legal Systems, 2(2), 121–136. https://doi.org/10.58824/jdls.v2i2.331

Similar Articles

<< < 1 2 3 

You may also start an advanced similarity search for this article.